<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>2nd Ramadhan Jazz Festival 27-28 Juli 2012</title>
	<atom:link href="http://www.ramadhanjazz.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ramadhanjazz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jul 2012 02:59:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.1</generator>
		<item>
		<title>Segera hadir 2nd Ramadhan Jazz Festival 2012</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2012/home/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2012/home/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2012 01:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, setelah sukses dengan penyelenggaraan kegiatan Ramadhan Jazz Festival yang perdana tahun 2011 lalu, maka WartaJazz dan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) kembali merencanakan kegiatan Ramadhan Jazz Festival pada tanggal 27-28 Juli 2012 mendatang. Kegiatan yang digelar ba&#8217;da Shalat Isya dan Taraweh ini kembali mengambil setting Plaza Masjid Cut Meutia, Menteng Jakarta Pusat, sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, setelah sukses dengan penyelenggaraan kegiatan Ramadhan Jazz Festival yang perdana tahun 2011 lalu, maka WartaJazz dan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) kembali merencanakan kegiatan Ramadhan Jazz Festival pada tanggal 27-28 Juli 2012 mendatang.</p>
<p>Kegiatan yang digelar ba&#8217;da Shalat Isya dan Taraweh ini kembali mengambil setting Plaza Masjid Cut Meutia, Menteng Jakarta Pusat, sekitar pukul 20.30 WIB dan terbuka untuk umum serta tidak dipungut biaya.</p>
<p>Sampai berita ini diturunkan sejumlah musisi yang menyatakan kesediaannya untuk tampil menyemarakkan Syiar Islam di bulan suci Ramadhan ini antara lain Dwiki Dharmawan, Idang Rasjidi, Endah N Rhesa, Ari Pramundito, The Extra Large, HajarBleh Big Band, Beben Jazz &amp; Friends, Jilly Likumahuwa and her Banda Ra-Ma, Payung Teduh, Hivi, Bag+Beat dan lain-lain.</p>
<p>Setiap band yang tampil dijadwalkan akan membawakan sebuah lagu bertema religi yang dibalut musik bernuansa Jazz sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang menonton atau hadir dalam kegiatan Ramadhan Jazz Festival.</p>
<p>Tahun lalu sekitar 2500 orang hadir menyaksikan kegiatan yang digelar selama dua hari. Tahun 2012 ini panitia mengerharapkan kehadiran penonton yang lebih banyak.</p>
<p>Selain menggelar kegiatan berupa konser, 2nd Ramadhan Jazz Festival juga memiliki misi sosial. Selama kegiatan berlangsung, penonton yang hadir diharapkan membawa buku untuk disumbangkan kepada mereka yang memerlukannya.</p>
<p>Dalam rangka donasi buku ini, Panitia Ramadhan Jazz Festival menjalin kerjasama dengan Sabantara dari Universitas Indonesia. Rencananya buku-buku yang didonasikan oleh pengunjung, akan dikirimkan ke provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>So, anda tertarik menyumbang buku sekaligus menikmati alunan musik jazz bernuansa religi?. Silakan datang ke 2nd Ramadhan Jazz Festival 2012. Kami menanti kehadiran anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2012/home/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Kaki: Ramadhan Jazz Festival 2011</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/catatan-kaki-ramadhan-jazz-festival-2011/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/catatan-kaki-ramadhan-jazz-festival-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 17:51:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BAG+Beat]]></category>
		<category><![CDATA[Beben Jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Gerald Situmorang]]></category>
		<category><![CDATA[HivI!]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Abdie]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Jazz Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[Nita Aartsen]]></category>
		<category><![CDATA[RICMA]]></category>
		<category><![CDATA[The Extra Large]]></category>
		<category><![CDATA[Tompi]]></category>
		<category><![CDATA[WartaJazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Jelang sepuluh hari terakhir Ramadhan 1432 H, Masjid Cut Meutia yang selalu disesaki jamaah tarawih hingga ke pelataran ini menjadi tempat perhelatan festival jazz. Panggung didirikan di luas pelataran belakang bangunan bersejarah unik ini dengan posisi penonton membelakangi serongnya kiblat masjid yang pernah jadi kantor beberapa jawatan Hindia Belanda pada 1900-an. Hari pertama (12/08/’11) dimulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jelang sepuluh hari terakhir Ramadhan 1432 H, Masjid Cut Meutia yang selalu disesaki jamaah tarawih hingga ke pelataran ini menjadi tempat perhelatan festival jazz. Panggung didirikan di luas pelataran belakang bangunan bersejarah unik ini dengan posisi penonton membelakangi serongnya kiblat masjid yang pernah jadi kantor beberapa jawatan Hindia Belanda pada 1900-an. Hari pertama (12/08/’11) dimulai selepas tarawih. Serambi Jazz yang digelar di GoetheHaus tak jauh dari situ hampir usai, tetapi sebagian penonton sudah ada yang datang dari acara tersebut. Salah seorang di antaranya, rekan kontributor sebuah <em>free magazine</em>, mengomentari VnS (Voiceless &amp; Soulastic) yang sedang di atas panggung, “Bagus juga. Siapa, nih?” Jika kita cukup rajin pasang frekuensi radio yang memutar lagu-lagu terkini, mungkin “Cinta Cinta Cinta” milik VnS akan se-tak asing mengikuti akun Twitter mereka atau cek lagu-lagu dari portal khusus musik ataupun kanal YouTube dari kelompok-kelompok muda sejenis. Ramadhan Jazz Festival 2011 memang diawaki Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) dalam warna muda-mudi yang kemudian pas dengan visi dakwah lewat musik sebagaimana diungkap ketua RICMA, Muhammad Pradana, “Dulu Islam berkembang di Indonesia melalui gamelan yang diperkenalkan Sunan Kalijaga.”</p>
<p>Dalam promo dua malam festival tersebut memang tetap terdapat nama-nama top seperti Andien (tampil dalam Chamber Jazz bersama Iwan Hasan), Tompi, atau Dwiki Dharmawan (yang urung hadir karena ibundanya meninggal dunia). Namun, anak muda juga punya lingkup apresiasi sendiri, <em>fan base</em> yang antusias cari identitas unik dan cukup loyal datangi pertunjukan. Komunitas Jazz Kemayoran misalnya, menyumbang Live at Wonderland, Joe Abdul &amp; Friends, dan tak ketinggalan senior Beben Jazz. Umumnya penampil menyertakan kalimat pujian dan membuat versi <em>jazzy</em> lagu religi (misalnya karya Bimbo) tetapi tetap dominan bawakan karya sendiri. Zarro malah punya <em>single</em> “Shalawat” dalam khazanah Brazil. Soulvibe pun menyimpan “Terang Jiwa”, lagu religi yang tak umum berbungkus disko RnB. Selebihnya adalah kesempatan untuk mengenali bakat-bakat muda yang kini fasih mencomot pondasi jazz ke dalam bahasa sebayanya. Bayu Isman (saksofon) atau Gerald Situmorang (gitar) misalnya malah dapat porsi improvisasi solo yang lumayan. Demas Narawangsa yang iringi Tompi bareng Nita Aartsen pun masih masuk hitungan muda, ia tanpa canggung membalas <em>scat</em> perkusif ala tabla dari Tompi lewat pukulan drum. Kalaulah dua hari ikuti penuh, kita bisa absen pemain ataupun pembuat aransemen bagus dari rombongan Iwan Abdie &amp; Mr Brightside, HivI!, BAG+Beat, The Extra Large, Radhini atau Diah Ayu.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/09/RJF11-VnS.jpg"><img title="VnS di Ramadhan Jazz Festival 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/09/RJF11-VnS.jpg" alt="VnS di Ramadhan Jazz Festival 2011" width="550" height="367" /></a></p>
<p>VnS di Ramadhan Jazz Festival 2011</p>
<p>Festival meramaikan syiar Ramadhan ini adalah buah bersambutnya ide yang dilemparkan WartaJazz yang segera ditanggapi RICMA. Bulan Agustus 2011 pun paralel dengan 11 tahun usia WartaJazz dengan festival ini sebagai syukurannya. Reaksi sebelum ataupun sesudah festival beragam terlihat dari liputan-liputan media massa. Koran KOMPAS pun sempat memuat wawancara dengan Andien sebelum acara, mengambil sudut pandang “jazz dan masjid” sebagai kombinasi tak lumrah. Di luar banyaknya respons menanti sesuatu yang tak biasa ini, masyarakat jazz sendiri telah mengenal tradisi spiritual secara umum. Biografi Dizzy Gilespie menunjukkan sinkretisme, terpengaruhi lawan bermain muslim ataupun Islam itu sendiri, mirip pengalaman spiritual John Coltrane. Di luar diskusi irisan akar jazz dan Islam (bisa cari dan ikuti terpisah penelitian atas <em>blues</em> klasik “Levee Camp Holler”), banyak <em>jazzer</em>ternama yang menyatakan keislamannya (sebut saja Art Blakey dan Ahmad Jamal) dan/atau berkarya sebagai bagian mengalami keimanan atau mistik (yang terakhir dan bersifat implisit ini justru mungkin lebih banyak). Kolaborasi dengan prominen Musik Timur yang lebih tegas lekat dengan simbol penyebaran Islam juga mewarnai rilis jazz kontemporer (Anouar Brahem dan Dhafer Youssef contohnya). Maka bayangan festival jazz di bulan suci Ramadhan mungkin akan mencakup gambaran akan musik-musik yang menghanyutkan secara mistik dan transedental seperti disebutkan. Kita sendiri punya Idang Rasjidi yang eksplisit melantunkan shalawat di atas <em>swing</em> dalam kompilasi “<em>Sound of Belief</em>” (2004) atau Indra Lesmana yang merekam “<em>Reborn</em>” (2000) sebagai tonggak religius yang mirip dengan “<em>A Love Supreme</em>” (1964) dari Coltrane.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Tahun ini wajah Ramadhan Jazz adalah festival yang membumi, masyarakat datang dengan segala keragamannya. Di tengah kaum muda ada ibu-ibu, bapak-bapak, dan anak-anak tumplek di pelataran masjid, bahkan turis <em>bule</em> di antaranya. Bolehlah kita berharap anak-anak itu tahun depan bisa kembali antusias dalam semburat jazz, akan menari berputar dengan para darwis, ikut arak-arakan meriah orkes <em>marawis</em> yang akrab dengan pernikahan di sekitar kita lengkap dengan <em>oud</em>, <em>dambuk</em>, rebana, dan akordeon; atau bisa jadi ada Ahmad Dhani lantunkan “Mustapha” milik Queen dari album “Jazz” dengan segala kontroversinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/catatan-kaki-ramadhan-jazz-festival-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tompi Menghibur di Hari Kedua Ramadhan Jazz Festival</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/tompi-menghibur-di-hari-kedua-ramadhan-jazz-festival/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/tompi-menghibur-di-hari-kedua-ramadhan-jazz-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 22:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Teks &#38; foto : ifan f. harijanto ; @justsayifan Jakarta -  Anak – anak kecil itu berlarian di depan panggung, bercanda dengan anak – anak sebaya lainnya, sementara di atas panggung para kru acara Ramadhan Jazz Festival sedang mempersiapkan alat untuk penampilan berikutnya, di bagian belakang penonton salah satu sponsor layanan telekomunikasi membagi – bagikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Teks &amp; foto : ifan f. harijanto ; @justsayifan</em></strong></p>
<p>Jakarta -  Anak – anak kecil itu berlarian di depan panggung, bercanda dengan anak – anak sebaya lainnya, sementara di atas panggung para kru acara Ramadhan Jazz Festival sedang mempersiapkan alat untuk penampilan berikutnya, di bagian belakang penonton salah satu sponsor layanan telekomunikasi membagi – bagikan kartu perdana gratis untuk penonton yang hadir di Ramadhan Jazz Festival, di sudut lainnya booth Warta Jazz yang menyediakan marchandise tampak dikerubuti pengunjung yang ingin membeli kaos maupun CD yang dijual disana. Itulah suasana di hari ke  dua Ramadhan Jazz Festival di Plaza Mesjid Cut Meutia Jakarta yang diselenggarakan 12-13 Agustus kemarin. Selama dua hari gelaran acara tesebut tidak kurang dari 2500 penonton yang hadir, penonton yang hadir pada hari kedua terlihat lebih banyak dibandingkan hari pertama.</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF5.jpg"><img class="alignnone" title="RJF" src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF5.jpg" alt="" width="517" height="339" /></a></p>
<p><em>Walikota Jakarta Pusat Bpk. Dr. H.Saefulloh MPd. Menerima kenang – kenangan dari RICMA pada Ramadhan Jazz Festival</em><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p>Pada hari ke dua Ramadhan Jazz Festival dihadiri juga oleh Walikota Jakarta Pusat Bapak  Dr. H. Saefulloh MPd yang pada kesempatan tersebut beliau mengungkapkan Apresiasi positif terhadap acara yang di gagas oleh Warta jazz dan RICMA ini, dengan tidak mengurangi kekhusuan ibadah puasa maka acara ini menjadi alternatif hiburan disaat bulan Ramadhan. Namun beliau berpesan supaya tetap menghormati waktu – waktu ibadah lainnya supaya tetap terjaga harmonisasi dalam beragama. Saat bersamaan perwakilan dari Warta Jazz dan RICMA memberikan kenang – kenangan kepada Bapak Walikota berupa Hiasan Kaligrafi dan Kaos Ramadhan Jazz Festival.<br />
<img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF6.jpg" alt="" width="500" height="332" /></p>
<p><em>Penampilan pertama pada hari kedua Ramadhan Jazz Festival menampilkan Diah Ayu</em></p>
<p>Bintang tamu pada hari kedua tidak kalah seru dengan hari pertama, setelah penampilan Diah Ayu sebagai pembuka acara, penampilan berikutnya adalah Nita Aartsen salah seorang pianis Indonesia yang pernah berkesempatan main di depan Presiden Amerika saat itu Bill Clinton dan  juga pernah main di depan Pangeran Bernard Belanda. Dan yang paling ditunggu – tunggu di hari kedua adalah penampilan dari dr. Teuku Adifitrian atau biasa dipanggil TOMPI. Penampilan TOMPI yang disetiap pertunjukannya sangat atraktif  sangat memukau penonton dan membuat penonton larut dalam setiap lagu yang dibawakannya, permainan instrumen musik sebagai impovisasi dari TOMPI membuat para penonoton terlena dan sesekali teriak histeris. TOMPI bisa mengahangatkan acara Ramadhan Jazz  malam itu, selain bernyanyi, TOMPI juga memberikan sedikit tips untuk menjadi pemain musik maupun penyanyi Jazz yang menurut TOMPI untuk menjadi penyanyi jazz dibutuhkan tekhnik Improvisasi yang lebih dari setiap penyanyinya untuk mengimbangi musik pengiringnya, seperti yang dia lakukan dimana setiap improvisasinya TOMPI selalu menirukan alat – alat musik dengan suaranya. Penampilan TOMPI malam itu memang menjadi penampilan yang paling berkesan untuk penonton. TOMPI juga berharap bahwa acara Ramadhan Jazz Festival ini akan terus berlanjut di tahun – tahun berikutnya, dan ini menjadi tantangan bagi panitia penyelenggara yaitu Warta Jazz dan RICMA untuk bisa membuat acara serupa di tahun berikutnya, namun kalau dilihat dari antusiame penonton dan sponsor yang mendukung acara ini, maka tahun depan sangat dimungkinkan diadakan lagi Ramadhan Jazz Festival.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF7.jpg" alt="" width="500" height="332" /></p>
<p><em>TOMPI dan Nita Aartsen menjadi penampil yang sangat ditunggu – tunggu oleh penonton Ramadhan Jazz Festival</em><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p>Selain dapat menikmati sajian musik Jazz di gelaran Ramadhan Jazz Festival, penonton juga berkesempatan mendapatkan hadiah dari sponsor acara melalui kuis maupun mengirimkan foto – foto acara yang di twit ke twitternya @ramadhanjazz @wartajazz dimana pemenangnya adalah yang paling banyak mention ke 2 account twitter tersebut. Sementara untuk penonton yang hadir langsung di Plaza Cut Meutia bisa langsung mendapatkan hadiah dengan menjawab pertanyaan MC seputar penyelenggaraan Ramadahn Jazz Festival. Hadiah – hadiah tersebut di persembahkan oleh Warta Jazz dan sponsor sebagai perayaan ulang tahun ke 11 warta Jazz dengan membagikan 11 hadiah kepada penonton diantaranya sebuah Handphone dari sponsor acara.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF8.jpg" alt="" width="500" height="332" /></p>
<p><em>Salah satu penonton yang beruntung mendapatkan hadiah sebuah Handphone dari panitia penyelenggara Ramadhan Jazz Festival</em></p>
<p>Kemeriahan acara Ramadahan Jazz Festival sudah selesai, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan panitia dan penyelenggara untuk gelaran berikutnya, diantaranya kesesuaian lagu – lagu yang dibawakan oleh pengisi acara dengan tema acara itu sendiri sebagai pengenalan musik Jazz kepada kalangan yang memang hanya sekedar pendengar bukan penikmat musik Jazz. Namun secara keseluruhan acara ini patut di berikan apresiasi yang bagus untuk pengembangan kreatifitas Remaja Mesjid pada umumnya dan RICMA khususnya, semoga acara ini bisa dijadikan contoh alternatif hiburan untuk mengisi acara – acara keagamaan yang biasanya monoton dengan hal – hal yang umum. Warta Jazz juga akan terus bekerjasama dengan komunitas maupun lembaga untuk mengadakan acara Jazz diantaranya dengan Karang Taruna.<em>(editor : @treedam)</em></p>
<p>Sumber <a href="http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/tompi-menghibur-di-hari-kedua-ramadhan-jazz-festival">http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/tompi-menghibur-di-hari-kedua-ramadhan-jazz-festival</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/tompi-menghibur-di-hari-kedua-ramadhan-jazz-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Jazz Festival &#8211; Harmonisasi Jazz di Bulan Suci</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-harmonisasi-jazz-di-bulan-suci/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-harmonisasi-jazz-di-bulan-suci/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2011 22:48:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Teks &#38; Foto : Ifan F. Harijanto @justsayifan Musik jazz yang biasanya dimainkan di dalam ruangan tertutup dengan pengunjung yang memang datang untuk menikmati musik jazz, bahkan sebagian ada yang menganggap jazz adalah musik yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Namun di bulan Ramadhan tahun ini anggapan seperti itu sepertinya harus disingkirkan saat ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Teks &amp; Foto : Ifan F. Harijanto @justsayifan</strong></em></p>
<p>Musik jazz yang biasanya dimainkan di dalam ruangan tertutup dengan pengunjung yang memang datang untuk menikmati musik jazz, bahkan sebagian ada yang menganggap jazz adalah musik yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Namun di bulan Ramadhan tahun ini anggapan seperti itu sepertinya harus disingkirkan saat ini karena wartajazz dan RICMA ( Remaja Islam Cut Meutia ) mengadakan acara Ramadhan Jazz Festival yang diselenggarakan di Halaman Mesjid Cut Meutia Jakarta selama  dua hari mulai tanggal 12 Agustus 2011 – 13 Agustus 2011, yang dimulai selepas shalat Tharawih sampai menjelang Sahur. Acara Ramadhan Jazz Festival ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar maupun dari masyarakat kota Jakarta pada umumnya yang mengetahui kegiatan acara ini. Terlihat dari banyaknya pengunjung yang antusias menyaksikan acara dari awal sampai akhir acara, mulai dari anak kecil, pedagang asongan, ibu – ibu pengajian sampai para penikmat musik jazz yang datang dari jauh hanya untuk menyaksikan bintang tamu kesayangannya bahkan ada musisi dari Belanda yang menyempatkan hadir.</p>
<p><img title="Live at Wonderland" src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF.jpg" alt="Live at Wonderland" width="600" height="389" /></p>
<p><em>Live at Wonderland sebagai band pembuka dalam acara Ramadhan Jazz Festival 2011</em></p>
<p>Dibuka oleh penampilan band Live at Wonderland  RJF 2011 resmi di buka, dengan membawakan 3 lagu yang sangat menghibur penonton yang hadir di hari pertama ini. Selain Live at Wonderland bintang tamu atau pengisi acara Ramadhan Jazz Festival  diantaranya, Voiceless and Soulastic, Andien &amp; Chamber Music, Zarro, Beben Jazz, Soulvibe, HiVi dan ditutup oleh Joe Abdul and Friend. Andien yang sebelumnya bermain di Goethe dalam acara Serambi Jazz, tidak menyangka akan mendapat sambutan yang luar biasa di Ramadhan Jazz Festival ini, ia mengajak teman – temannya dari Chamber music yang biasanya dimainkan di dalam ruangan, namun kali ini dimainkan di ruang terbuka, namun penonton tetap bisa menikmati musiknya. Dengan membawakan 3 lagu yang dibawakan Andien dengan ceria ini, Andien berharap acara seperti Ramadhan Jazz Festival ini akan tetap ada setiap tahunnya.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF1.jpg" alt="" width="605" height="402" /><br />
<em> Andien bersama Chamber Music menjadi penampil yang ke tiga di Ramadhan Jazz Festival hari pertama.</em></p>
<p>Selain dapat menikmati musik – musik  Jazz yang dibawakan para bintang tamu, penonton juga bisa mendapatkan ilmu mengenai musik Jazz, seperti yang diberikan oleh mas Beben dari Komunitas Jazz Kemayoran yang memberikan Coaching Clinic mengenai sejarah Musik Jazz sampai aliran – aliran musik Jazz, serta kategori apa saja yang bisa disebut sebagai aliran musik Jazz. Dengan senang hati pula, mas Beben akan menjawab pertanyaan – pertanyaan seputar Jazz di luar panggung.</p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF2.jpg" alt="" width="593" height="393" /></p>
<p><em>Beben Jazz yang sangat atraktif sangat menghibur penonton yang sudah mulai kedinginan menjelang tengah malam.</em></p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF3.jpg" alt="" width="599" height="395" /></p>
<p><em>Penonton dari mulai anak – anak sampai dewasa memenuhi halaman Mesjid Cut Meutia. Jakarta</em></p>
<p>Ramadhan Jazz hari pertama yang di tutup oleh penampilan dari Joe Abdul &amp; Friend bukan sebagai penutup dari rangkaian acara Ramadhan Jazz Festival, namun ada penampilan lain di hari kedua Sabtu, (13/08) yang lebih seru lagi karena bintang tamunya antara lain akan menampilan  <a href="http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/ceritasukses/read/barry-likumahua/0">Barry Likumahua Project (BLP)</a> dan Tompi, jadi buat anda yang belum ada agenda akhir pekan ini masih ada kesempatan untuk melihat aksi – aksi musisi jazz tanah air di Ramadhan Jazz Festival. Panitia acara ini telah sukses mengadakan jazz festival di halaman Mesjid Cut Meutia Jakarta, yang sebelumnya mungkin tidak akan menyangka bahkan mustahil untuk di selenggarakan di halaman sebuah mesjid dengan tujuan harmonisasi yang ingin disampaikan panitia untuk mengajak kaum muda menghindari bahkan menjauhi aksi – aksi yang bersifat terorisme, maka acara ini terlaksana dengan dukungan berbagai pihak. Semoga acara ini sebagai contoh untuk para remaja mesjid lainnya lebih kreatif lagi dalam mengemas acara – acara keagaaman yang berharmonisasi dengan kesenian,dan budaya, sebagai media dakwah.<em>(editor : @treedam)</em></p>
<p><img src="http://www.indonesiakreatif.net/upload/Image/berita%20agustus/RJF/RJF4.jpg" alt="" width="598" height="397" /></p>
<p><em>ZARRO, walaupun sendiri dengan memainkan gitar akustiknya membawakan Shalawat dan lagu daerah dari Papua dengan irama Jazz yang menghibur.</em></p>
<p>Sumber <a href="http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/987">http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/987</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-harmonisasi-jazz-di-bulan-suci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Jazz Festival hari pertama sukses digelar di Masjid Cut Meutia</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-hari-pertama-sukses-digelar-di-masjid-cut-meutia/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-hari-pertama-sukses-digelar-di-masjid-cut-meutia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2011 13:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BAG+Beat]]></category>
		<category><![CDATA[Beben Jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Gerald Situmorang]]></category>
		<category><![CDATA[HivI!]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Abdie]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Jazz Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[Nita Aartsen]]></category>
		<category><![CDATA[RICMA]]></category>
		<category><![CDATA[The Extra Large]]></category>
		<category><![CDATA[Tompi]]></category>
		<category><![CDATA[WartaJazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Panggung berukuran 10 x 8 meter berdiri megah di pelataran Masjid Cut Meutia Jakarta. Sepasang kain diletakkan di kiri dan kanan belakang panggung. Bagian tengahnya berisi layar yang memuat informasi para artis yang tampil. Jika kita menengadah maka terlihat lampion menggantung di pepohonan yang ada di halaman Masjid. Didepannya ada sejumlah karpet yang diduduki beragam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panggung berukuran 10 x 8 meter berdiri megah di pelataran Masjid Cut Meutia Jakarta. Sepasang kain diletakkan di kiri dan kanan belakang panggung. Bagian tengahnya berisi layar yang memuat informasi para artis yang tampil. Jika kita menengadah maka terlihat lampion menggantung di pepohonan yang ada di halaman Masjid. Didepannya ada sejumlah karpet yang diduduki beragam usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.</p>
<p>Demikianlah suasana Ramadhan Jazz Festival hari pertama, Jumat 12 Agustus 2011 di Masjid Cut Meutia Menteng.</p>
<p>Reaksi beragam datang dari para musisi Jazz yang tampil termasuk para penonton. Namun umumnya berkomentar senada yakni acara Ramadhan Jazz Festival yang digelar untuk pertama kali-nya ini berlangsung unik dan asyik.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan oleh musisi seperti <strong>Beben Supendi M ulyana</strong> dari <strong>Komunitas Jazz Kemayoran</strong> yang menyertakan tiga kelompok sekaligus untuk berpartisipasi dalam acara ini yakni <strong>Beben Jazz, Live at Wonderland dan Joey Abdul &amp; Friends.</strong> Musik Jazz itu ujung-ujungnya jadi sarana bagi kita untuk berbagi kebaikan ujarnya.</p>
<p>Kejutan lain disajikan oleh <strong>Andien</strong> (vokal) yang tampil bersama <strong>Iwan Hasan</strong> (gitar), <strong>Enggar</strong> (Tuba) dan <strong>Andy Gomez</strong> (keyboard) dalam format Chamber Musik. Ini adalah kali pertama membawakan musik kami di ruang terbuka, apalagi didepan Masjid Membawakan tiga buah lagu, salah satunya nomor standard &#8220;Honeysuckle Roseyang merupakan karya Fats Waller dari tahun 1928. Sebagian pengunjung bertanya-tanya karena Andien tidak membawakan lagu-lagu populernya. Tapi begitulah Jazz, ada kalanya anda perlu mendengarkan sesuatu yang tidak populer, sebagai pembelajaran.</p>
<p>Ramadhan Jazz Festival tak melulu soal lagu standard jazz, tapi ada pula lantunan Shalawat yang dikumandangkan <strong>Zarro.</strong> Gitaris yang kerap membawakan karya berbahasa Kaili (Palu). Ia juga mengimbuhkan kata-kata Marhaban ya Ramadhan dalam lagu &#8220;Apuse&#8221; dari Papua yang diaransemen secara Brasilian Jazz.</p>
<p>***</p>
<p>Dalam dunia nyata, musik dan praktek ibadah sering terjadi kolaborasi timbal balik yang sangat erat. Musik bisa dijadikan sarana untuk membantu mendekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta.<br />
Sejarah mencatat tidak sedikit musisi jazz yang muslim juga memasukkan unsur-unsur agama dalam musiknya, di Indonesia sebagai contoh dalam kumpulan album 粘ound of Beliefdimana para musisi jazz Indonesia merayakan bulan suci melalui musik-musik mereka. Tanpa banyak terekspose ke permukaan, banyak musisi musisi jazz legendaris juga memeluk agama Islam. Contohnya seperti Art Blakey (Abdullah ibnu Buhaina), McCoy Tyner, Ahmad Jamal, Abdullah Ibrahim sampai John Coltrane yang juga sering memasukkan unsur-unsur religius dalam musik mereka. Jazz dan keberagama-an senyatanya bisa saling berkait dan Jazz bisa menjadi ekspresi religius dalam bermusik.</p>
<p>Ramadhan Jazz Festival masih akan berlangsung Sabtu 13 Agustus 2011 mulai pukul 21.00 wib di Plaza Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat dan tidak dipungut biaya dengan para penampil antara lain Dwiki Dharmawan Spiritual Ensemble, Tompi, Iwan Abdie &amp; Mr Brightside, Demas Narawangsa, Ade Rudiana, Zoltan Renaldi, Eugene Bonty, Diah Ayu, Bag+Beat dan Radhini feat Bayu Isman.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Ramadhan Jazz Festival 2011 merupakan kolaborasi WartaJazz dan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) Jakarta. Acara ini merupakan kado ulang tahun ke-11 WartaJazz yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2011, sekaligus merupakan menjadi bagian dari kegiatan Gema Ramadhan yang selalu diselenggarakan setiap tahun. Gagasan Ramadhan Jazz Festival pertama kali dilontarkan <strong>WartaJazz</strong> lewat social network, Twitter, yang direspon oleh <strong>RICMA</strong>.</p>
<p>Acara Ramadhan Jazz Festival 2011 terselenggara berkat dukungan para sponsor seperti <strong>Esia, XL, DSS Don Sistem Suara, Paperina, ARTaja production, Cimory, Kratingdaeng, McD, Hophop</strong> dan <strong>Starbucks.</strong></p>
<p>Besar harapan kami, acara ini memberikan manfaat, dan menjadi sarana mendekatkan diri kita pada Sang Pencipta lewat seni musik. Acara ini adalah kontribusi anak-anak bangsa demi kemajuan perkembangan musik Jazz (di) Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/ramadhan-jazz-festival-hari-pertama-sukses-digelar-di-masjid-cut-meutia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WartaJazz &amp; Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) gelar Ramadhan Jazz Festival</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/wartajazz-remaja-islam-masjid-cut-meutia-ricma-gelar-ramadhan-jazz-festival/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/wartajazz-remaja-islam-masjid-cut-meutia-ricma-gelar-ramadhan-jazz-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 23:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ramadhanjazz.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[“The Real Musician is God, He is A Mastermusician. Human is only His Instruments…” &#8211; John McLaughlin, gitaris jazz legendaris Ungkapan di atas barangkali bisa menjadi satu refleksi spiritual yang terdalam dari seorang gitaris musik jazz legendaris. Meskipun dia bukan seorang muslim, namun pengakuan tersebut secara tersirat menunjukan bahwa manusia yang lemah ini tidak akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://www.ramadhanjazz.com/wp-content/uploads/2011/08/news2.jpg"><br />
</a>“The Real Musician is God, He is A Mastermusician. Human is only His Instruments…”</em><br />
<strong> &#8211; John McLaughlin,</strong> gitaris jazz legendaris</p>
<p>Ungkapan di atas barangkali bisa menjadi satu refleksi spiritual yang terdalam dari seorang gitaris musik jazz legendaris. Meskipun dia bukan seorang muslim, namun pengakuan tersebut secara tersirat menunjukan bahwa manusia yang lemah ini tidak akan menjadi besar tanpa peran dari Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta. Termasuk para seniman atau musisi.</p>
<p>Tuhan dari Dia-lah manusia mempunyai kehalusan perasaan dan jiwa. Karya seni manusia sering muncul atas “kepekaan” perasaan, jiwa seorang seniman. Kepekaan tersebut hanya sekedar secercah manifestasi dari sifat Lathif-Nya. Seniman juga memerlukan sentuhan kecerdasan maupun akal budi dalam berkarya. Dari-Nya lah sumber kecerdasan dan akal budi hadir dalam berbagai karya seni agung. Sebagaimana Allah Yang Maha Mengetahui, Maha Mendengar, lagi Maha Melihat. Landasan spiritual tersebut ternyata menyadarkan sebagian musisi dalam mencari sisi – sisi spiritual atas dari mana mereka berasal dan ke mana mereka akan menuju.</p>
<p>Dalam dunia nyata, musik dan praktek ibadah sering terjadi kolaborasi timbal balik yang sangat erat. Musik bisa dijadikan sarana untuk membantu mendekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta. Tidak sedikit musisi jazz yang muslim juga memasukkan unsur-unsur agama dalam musiknya, di Indonesia sebagai contoh dalam kumpulan album ”Sound of Belief” dimana para musisi jazz Indonesia merayakan bulan suci melalui musik-musik mereka. Tanpa banyak terekspose ke permukaan, banyak musisi – musisi jazz legendaris juga memeluk agama Islam. Contohnya seperti Art Blakey (Abdullah ibnu Buhaina), McCoy Tyner, Ahmad Jamal, Abdullah Ibrahim sampai John Coltrane yang juga sering memasukkan unsur-unsur religius dalam musik mereka. Jazz dan keberagama-an senyatanya bisa saling berkait dan Jazz bisa menjadi ekspresi religius dalam bermusik.</p>
<p>Ramadhan Jazz Festival akan digelar Jumat 12 dan Sabtu 13 Agustus 2011 yang bertepatan dengan 12 &amp; 13 Ramadhan 1432 Hijriah. Acara akan dimulai pukul 21.00 wib di Plaza Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat dan tidak dipungut biaya.</p>
<p>Sejumlah musisi Jazz terbaik Indonesia akan memeriahkan acara dua hari ini. Mereka antara lain<strong> Dwiki Dharmawan Spiritual Ensemble, Tompi, Andien, Iwan Hasan, Soulvibe, Komunitas Jazz Kemayoran, Beben Jazz,Iwan Abdie &amp; Mr Brightside, Zarro, Demas Narawangsa, Ade Rudiana, Zoltan Renaldi, Eugene Bonty, Diah Ayu, The Extra Large,  Joe Abdul &amp; friends, Live at Wonderland, HivI!, VnS, Bag+Beat dan Radhini feat Bayu Isman.</strong></p>
<p>Penyanyi <strong>Tompi</strong> mengungkapkan, <em>“Saya merasa senang bisa terlibat dalam pergelaran ini. Ini adalah kolaborasi musik dengan nafkah Rohaniah”.</em> Sementara pianis Dwiki Dharmawan berkomentar, <em>“Ada benang merah antara musik dan bulan Ramadhan. Keduanya adalah jadi sarana kontemplasi”.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Ramadhan Jazz Festival 2011 merupakan kolaborasi WartaJazz dan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) Jakarta. Acara ini merupakan kado ulang tahun ke-11 WartaJazz yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2011, sekaligus merupakan menjadi bagian dari kegiatan Gema Ramadhan yang selalu diselenggarakan setiap tahun.</p>
<p>Besar harapan kami, acara ini memberikan manfaat, dan menjadi sarana mendekatkan diri kita pada Sang Pencipta lewat seni musik. Acara ini adalah kontribusi anak-anak bangsa demi kemajuan perkembangan musik Jazz (di) Indonesia.</p>
<p>Informasi lebih lanjut atau permohonan wawancara silakan menghubungi info@ramadhanjazz.com atau Bimo 0856 717 8828.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/wartajazz-remaja-islam-masjid-cut-meutia-ricma-gelar-ramadhan-jazz-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Jazz Festival digelar 12-13 Agustus 2011</title>
		<link>http://www.ramadhanjazz.com/2011/hello-world/</link>
		<comments>http://www.ramadhanjazz.com/2011/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 17:11:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramadhanjazz.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah, Ramadhan Jazz Festival digelar 12-13 Agustus 2011 dengan mengambil lokasi di Plaza Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat mulai jam 9 malam (Ba&#8217;da Taraweh) dan tidak dipungut biaya. Sejumlah artis telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam acara jazz bernuansa religius ini. Mereka yang mengungkapkan antusiasmenya antara lain Dwiki Dharmawan Spiritual Ensemble, Tompi, Andien, Iwan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Allah, Ramadhan Jazz Festival digelar 12-13 Agustus 2011 dengan mengambil lokasi di Plaza Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat mulai jam 9 malam (Ba&#8217;da Taraweh) dan tidak dipungut biaya.</p>
<p>Sejumlah artis telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam acara jazz bernuansa religius ini. Mereka yang mengungkapkan antusiasmenya antara lain<strong> Dwiki Dharmawan Spiritual Ensemble, Tompi, Andien, Iwan Abdie &amp; The Bright Side, Komunitas Jazz Kemayoran, Beben Jazz, Joe Abdul &amp; Friends, Live at Wonderland, Violet Jessica</strong> plus mereka yang telah tampil sebelumnya dalam program Jazz in School yakni <strong>BAG+Beat, Voiceless &amp; Soulastic, Hivi!</strong> dan <strong>Radhini feat Bayu Isman.</strong></p>
<p>Sebelum acara Ramadhan Jazz Festival, telah diadakan program Jazz in School kebeberapa sekolah di Jakarta antara lain SMU Al-Izhar, SMA Al-Azhar dan SMA 6.</p>
<p>Acara Ramadhan Jazz Festival dijadwalkan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari Syiar dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ramadhanjazz.com/2011/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
